Bawaslu Batola Dorong Peran Pemilih Pemula Lewat Sosialisasi Pengawasan Partisipatif
|
Marabahan — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala menggelar sosialisasi dan pendampingan pengawasan partisipatif selama dua hari di SMK Negeri 1 Marabahan, Senin–Selasa, 9–10 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai pemilih pemula sekaligus bagian dari upaya memperluas basis pengawasan Pemilu berbasis masyarakat.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan bersama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Kuala terkait sosialiasi pengawasan partisipatif serta pendampingan perekaman KTP elektronik bagi pelajar. Bawaslu Batola menempatkan kegiatan ini sebagai ruang awal membangun kesadaran demokrasi sejak dini.
Anggota Bawaslu Kabupaten Barito Kuala, Fakhruraji, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara Pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk generasi muda. Menurut dia, pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas Pemilu.
“Pemilih pemula bukan sekadar pengguna hak pilih. Mereka juga bagian dari mata dan telinga pengawasan Pemilu. Kesadaran itu perlu dibangun sejak awal,” kata Fakhruraji di sela kegiatan.
Dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu Batola menyampaikan materi terkait konsep pengawasan partisipatif, bentuk-bentuk pelanggaran Pemilu, serta mekanisme pelaporan yang dapat dilakukan masyarakat. Materi disampaikan secara intensif agar peserta tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu mengenali praktik-praktik yang berpotensi melanggar ketentuan Pemilu.
Kolaborasi dengan Disdukcapil turut melengkapi kegiatan ini, terutama dalam memberikan edukasi administrasi kependudukan dan fasilitasi perekaman KTP elektronik bagi siswa yang telah memenuhi syarat usia. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan pemilih pemula tidak hanya sadar hak dan kewajibannya, tetapi juga tercatat secara administratif.
Pihak SMKN 1 Marabahan menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Sekolah menilai kegiatan ini memberi nilai tambah bagi peserta didik, khususnya dalam memahami demokrasi dan kepemiluan secara lebih substantif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan Pemilu yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas, jujur, dan adil di daerah.
Muhammad Akbari/Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala