Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Demokrasi Tingkat Desa, Bawaslu Batola Terima Kunjungan DPMD Bahas Pilkades

Dokumentasi kegiatan

MARABAHAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala pada Senin, 06 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Bawaslu Barito Kuala ini secara khusus membahas persiapan dan sinergi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di wilayah Kabupaten Barito Kuala.

Kunjungan rombongan DPMD disambut hangat oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Kuala beserta jajaran pimpinan lainnya. Diskusi yang terbangun berfokus pada upaya bersama untuk mewujudkan proses Pilkades yang aman, jujur, adil, dan demokratis.

Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Kuala, Muhammad Syaifi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi dari DPMD. Meskipun secara regulasi pelaksanaan Pilkades merupakan ranah pemerintah daerah melalui DPMD, Bawaslu menyatakan komitmennya untuk berbagi pengalaman terkait langkah-langkah pencegahan pelanggaran dan pengawasan partisipatif.

"Kami sangat menyambut baik kunjungan ini. Prinsip-prinsip demokrasi, upaya pencegahan politik uang (money politic), serta menjaga netralitas aparatur adalah nilai-nilai yang terus kita dorong bersama. Pengalaman Bawaslu dalam mengawal Pemilu tentu dapat menjadi bahan diskusi dan referensi bagi DPMD dalam menyukseskan Pilkades," ujar Muhammad Syaifi.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Barito Kuala, Muhammad Mujiburrakhman, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi ini sangat penting dilakukan untuk memitigasi potensi kerawanan konflik di akar rumput.

"Pilkades memiliki dinamika yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami berharap ada masukan dan pertukaran strategi terkait edukasi politik kepada masyarakat desa agar pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Barito Kuala dapat berjalan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin desa yang berintegritas," ungkapnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif. Kedua instansi berharap sinergi yang terbangun dapat menjaga kondusivitas dan meningkatkan kualitas demokrasi masyarakat Barito Kuala, mulai dari tingkat desa.

Penulis : Wahyuni 

Tag
Berita