Lompat ke isi utama

Berita

Sisir Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Batola Awasi Ketat Pemutakhiran Data Pemilih

Dokumentasi kegiatan

Barito Kuala – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala bergerak cepat mengawasi proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). 

Melalui pengawasan kegiatan coklit terbatas (Coktas) Triwulan I Tahun 2026, jajaran Bawaslu Batola turun langsung ke sejumlah kecamatan untuk memastikan setiap perubahan data pemilih benar-benar tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah ini dilakukan untuk menelusuri sejumlah kategori perubahan data pemilih, seperti warga yang pindah domisili keluar daerah, pindah masuk, hingga pemilih yang telah meninggal dunia namun belum tercatat secara padan dalam sistem.

Pengawasan tersebut dilaksanakan pada 10 hingga 11 Maret 2026 di berbagai kecamatan di Kabupaten Barito Kuala. Tim pengawas Bawaslu Batola melakukan penelusuran langsung terhadap sampel data pemilih yang menjadi objek pemutakhiran oleh penyelenggara pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Kuala menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas daftar pemilih tetap terjaga meskipun tahapan pemilu sedang tidak berlangsung.

“Data pemilih adalah fondasi utama dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Karena itu, Bawaslu memastikan proses pemutakhiran dilakukan secara akurat, transparan, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan secara menyebar di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Jejangkit, Alalak, Mandastana, Wanaraya, Cerbon, Tabukan, Anjir Muara, Rantau Badauh, Belawang, Bakumpai, Barambai, hingga Marabahan.

Tim pengawas tidak hanya memeriksa kesesuaian data administrasi, tetapi juga menelusuri langsung kondisi faktual di lapangan. Metode uji petik ini dilakukan untuk memastikan apakah data yang dicatat benar-benar sesuai dengan keadaan sebenarnya di masyarakat.

Bawaslu Batola menilai langkah ini penting untuk mencegah potensi masalah dalam daftar pemilih di masa mendatang. Ketidaktepatan data, seperti pemilih yang sudah meninggal tetapi masih tercatat atau warga yang pindah domisili namun belum diperbarui, dapat berdampak pada kualitas demokrasi.

Melalui pengawasan langsung ini, Bawaslu Batola ingin memastikan bahwa setiap proses pemutakhiran data pemilih tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki validitas di lapangan.

Bagi Bawaslu Batola, menjaga akurasi data pemilih bukan sekadar pekerjaan rutin. Ini adalah bagian dari upaya menjaga integritas pemilu sejak dari hulu.

Dengan pengawasan yang aktif dan menyeluruh, Bawaslu berharap daftar pemilih di Kabupaten Barito Kuala tetap mutakhir, akurat, dan dapat menjadi dasar yang kuat bagi penyelenggaraan pemilu yang demokratis di masa mendatang.

Penulis : Muhammad Akbari

Tag
Berita