Asap Karhutla Melanda, Bawaslu Batola Panjatkan Doa Minta Hujan Lewat Agenda Jumpa Berlian
|
MARABAHAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menggelar agenda pertemuan daring bertajuk Jumpa Berlian pada Jumat pagi. Pertemuan yang dilangsungkan melalui ruang virtual Zoom ini diisi dengan kegiatan kerohanian berupa pembacaan Surat Yasin dan tahlil bersama seluruh jajaran pegawai.
Namun, ada yang berbeda dan terasa lebih khusyuk dari pelaksanaan Jumpa Berlian pada pekan ini. Agenda tersebut tidak hanya diisi dengan rutinitas ibadah biasa, melainkan juga membawa misi khusus untuk merespons kondisi darurat lingkungan yang tengah melanda wilayah Kalimantan Selatan. Di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung usai, jajaran Bawaslu Batola secara khusus memanjatkan doa bersama agar hujan segera diturunkan.
Doa khusus ini dilangitkan dengan harapan besar agar presipitasi alam segera hadir untuk memadamkan titik-titik api yang terus meluas. Kondisi karhutla yang memicu kabut asap pekat ini dinilai telah berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat luas, sehingga memantik solidaritas dan kepedulian dari jajaran pengawas pemilu di Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan kerohanian pada hari Jumat ini sejatinya merupakan tradisi rutin yang terus dirawat oleh internal Bawaslu Batola. Dalam pelaksanaannya, prosesi pembacaan Yasin dan tahlil dipandu secara bergantian oleh jajaran staf di lingkungan sekretariat Bawaslu Batola. Mekanisme kepanitiaan yang bergiliran ini sengaja diterapkan guna memupuk rasa kebersamaan, tanggung jawab, serta keterlibatan aktif seluruh elemen kesekretariatan.
Melalui perpaduan antara rutinitas pembinaan spiritual dan kepedulian terhadap krisis ekologi di daerahnya, Bawaslu Batola berharap bencana karhutla dapat segera mereda. Agenda Jumpa Berlian ini pun sekaligus menjadi wujud simpati kelembagaan di tengah kesibukan mereka mengawal dan menyiapkan tahapan demokrasi di wilayah Barito Kuala.
Penulis : Muhammad Akbari