Lompat ke isi utama

Berita

Menyalakan Api Nasionalisme di Masa Jeda: Bawaslu Batola Teguhkan Integritas di Tengah Non-Tahapan

Dokumentasi kegiatan

MARABAHAN — Di tengah keheningan siklus non-tahapan pemilihan umum, ketika hiruk-pikuk kampanye dan ketegangan pengawasan elektoral mereda, denyut pengabdian di lingkungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala (Batola) tidak lantas surut dalam rutinitas birokratis belaka. Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 justru menjadi ruang kontemplasi bagi jajaran pengawas pemilu di Bumi Selidah untuk merapatkan barisan, merawat kesadaran kebangsaan, dan memperkuat fondasi integritas kelembagaan.

Mengusung tema nasional "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia," Bawaslu Batola memaknai peringatan tahun bersejarah ini jauh dari sekadar agenda seremonial kalender tahunan. Di masa jeda kontestasi politik ini, ketiga pilar nilai tersebut—patriotisme yang menjiwai cinta tanah air, kegigihan dalam menempa profesionalitas pengawasan, serta empati sosial yang menghangatkan pelayanan publik—diterjemahkan sebagai kompas moral aparatur pengawas dalam menjaga kedaulatan rakyat.

Bagi Bawaslu Batola, fase non-tahapan pemilu merupakan momentum krusial yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Jeda waktu di antara pesta demokrasi justru harus dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi internal, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menanamkan kembali nilai-nilai historis perjuangan bangsa ke dalam etos kerja sehari-hari. Kesadaran bernegara tidak ditentukan oleh ada atau tidaknya tahapan pemilu yang sedang berjalan, sebab pengawalan terhadap hak konstitusional warga adalah kerja panjang yang tak mengenal kata jeda.

Melalui penghayatan semangat Sumpah Pemuda di luar musim kampanye ini, Bawaslu Batola berikhtiar merawat keseimbangan institusional. Pengawas pemilu di Barito Kuala menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketahanan nurani dan profesionalitas, memastikan bahwa kapan pun denyut demokrasi kembali ditabuh, jajaran pengawas di Bumi Selidah telah siap berdiri di garda terdepan dengan integritas yang matang dan tak tergoyahkan.

Penulis : Muhammad Akbari