Bawaslu Batola Kawal Coktas PDPB Dua Hari Penuh
|
Marabahan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan coklit terbatas (coktas) dalam program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar KPU Barito Kuala pada 15–16 September 2025. Kegiatan ini disebut sebagai salah satu pijakan awal dalam mempersiapkan Pemilu 2029.
Rizkia selaku Anggota Bawaslu Batola menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan jajaran KPU Batola melaksanakan coktas sesuai ketentuan.
“Kami ingin menjamin daftar pemilih yang dihasilkan benar-benar akurat, tidak ada data ganda, dan tidak ada pemilih yang kehilangan hak pilih,” ujarnya, Selasa.(16/9)
Menurutnya, pengawasan diarahkan pada tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih dengan dokumen kependudukan. Bawaslu juga menyoroti potensi temuan seperti pemilih yang sudah meninggal maupun belum ber-KTP elektronik.
Selama dua hari pelaksanaan, pengawas pemilu turun langsung mendampingi proses coktas. Bawaslu Batola juga membuka ruang partisipasi publik untuk menyampaikan masukan jika menemukan data pemilih yang tidak sesuai.
“Daftar pemilih yang mutakhir adalah kunci pemilu yang berkualitas. Karena itu, kami tegaskan komitmen Bawaslu untuk mengawal setiap proses, termasuk pada tahapan PDPB ini,” ungkapnya.
Selain itu, Fakhruraji selaku Anggota Bawaslu Batola juga turut menambahkan bahwa pengawasan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya daftar pemilih yang valid.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga Barito Kuala yang terlewat dari daftar pemilih. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi jika ada data yang tidak sesuai,” katanya.
Ia menekankan, daftar pemilih yang akurat akan memperkuat integritas Pemilu 2029.
“Kalau dari awal data pemilih sudah benar, maka tahapan berikutnya akan lebih mudah dan potensi sengketa bisa ditekan,” ucap Fakhruraji.
Dengan pengawasan terhadap coktas PDPB ini, Bawaslu Batola berharap penyusunan daftar pemilih untuk Pemilu 2029 berjalan lebih matang dan dapat meminimalisasi potensi masalah pada hari pemungutan suara.
Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala