Bawaslu Batola Tancap Gas Awali Kinerja 2026, Perkuat Pengawasan dan Kelembagaan
|
Marabahan, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala mengawali kinerja tahun 2026 dengan menegaskan komitmen penguatan pengawasan pemilu dan pemilihan, sekaligus konsolidasi internal kelembagaan. Langkah ini menjadi penanda kesiapan Bawaslu Batola menghadapi dinamika kepemiluan ke depan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Kuala, Muhammad Syaifi, mengatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkokoh fondasi pengawasan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pencegahan pelanggaran.
“Memasuki awal tahun 2026, kami langsung melakukan konsolidasi dan penajaman program kerja. Fokus utama Bawaslu Batola adalah memperkuat pengawasan partisipatif, meningkatkan kapasitas SDM, serta memastikan seluruh tahapan kepemiluan berjalan sesuai aturan,” kata Syaifi saat di konfirmasi oleh tim Humas Bawaslu Batola, Senin. 5.1.2026
Menurut dia, pengawasan tidak semata dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi harus dimulai sejak dini melalui pemetaan kerawanan dan pencegahan. Bawaslu Batola, kata Syaifi, juga akan memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk KPU, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil.
Selain itu, Bawaslu Batola menaruh perhatian pada penguatan kelembagaan dan tata kelola organisasi. Evaluasi kinerja tahun sebelumnya dijadikan dasar untuk menyusun strategi pengawasan yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan di lapangan.
“Pengawasan yang efektif lahir dari kelembagaan yang solid. Karena itu, kami memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama terkait tugas, fungsi, dan tanggung jawab pengawasan,” ujar Syaifi.
Dengan mengawali tahun 2026 secara terstruktur dan terencana, Bawaslu Batola berharap dapat menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Barito Kuala serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses kepemiluan yang jujur dan adil.
Muhammad Akbari/Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala