Lompat ke isi utama

Berita

Dari Batola ke Jakarta, Bawaslu Menyelaraskan Kompas Kinerja Pengawasan

Dokumentasi kegiatan

Jakarta, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala — Bawaslu Kabupaten Barito Kuala tak ingin pengawasan pemilu berjalan tanpa arah ukur yang jelas. Ketua Bawaslu Batola, Muhammad Syaifi, hadir langsung mewakili daerahnya dalam Rapat Koordinasi Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu Republik Indonesia di Jakarta, 12–14 Desember 2025.

Rapat yang berlangsung di Golden Boutique Hotel Kemayoran itu menjadi ruang konsolidasi nasional untuk menyamakan tafsir kinerja pengawasan, sekaligus menautkan kerja individu pengawas pemilu dengan Road Map Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Bawaslu. Di forum ini, pengawasan pemilu tidak lagi sekadar bicara prosedur, melainkan hasil dan dampak.

Muhammad Syaifi menilai forum tersebut krusial bagi penguatan kerja pengawasan di daerah. Saat dihubungi Humas Bawaslu Batola, ia menegaskan bahwa IKU harus menjadi alat kendali, bukan sekadar dokumen administratif.

“IKU ini bukan hanya soal laporan dan angka. Ini soal bagaimana kerja pengawasan benar-benar terukur, berdampak, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Syaifi.

Menurutnya, penyelarasan kebijakan dari pusat hingga daerah menjadi keharusan di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap integritas pengawas pemilu. Tanpa kesamaan arah, pengawasan berpotensi berjalan parsial dan kehilangan makna substantif.

“Bawaslu di daerah harus membaca arah kebijakan nasional dengan utuh. Sinkronisasi ini penting agar pengawasan pemilu tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi satu garis dari pusat sampai kabupaten,” kata Syaifi.

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari implementasi IKU berbasis outcome, penyusunan perjanjian kinerja individu pengawas pemilu, hingga penempatan capaian kinerja sebagai basis evaluasi berjenjang. Semua diarahkan untuk memperkuat legitimasi demokrasi melalui pengawasan yang profesional dan akuntabel.

Kehadiran Ketua Bawaslu Batola dalam forum nasional ini menandai komitmen lembaga pengawas di Barito Kuala untuk tidak sekadar hadir di lapangan, tetapi juga tertib dalam ukuran kinerja. Di tengah sorotan publik terhadap kualitas pengawasan pemilu, Bawaslu Batola memilih memastikan kompasnya tetap searah dengan kebijakan nasional tajam, terukur, dan dapat diuji.

Muhammad Akbari/Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala

Tag
Berita