Dari Ruang Kelas, Bawaslu Batola Didik Pemilih Pemula
|
Marabahan, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala melaksanakan program Bawaslu Mengajar di sekolah-sekolah menengah atas. Selasa (16/9) Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kelembagaan Bawaslu sekaligus memberikan pemahaman demokrasi kepada siswa-siswi yang akan memasuki maupun telah berusia 17 tahun.
Syaifi selaku Ketua Bawaslu Batola menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya untuk mendekatkan lembaga pengawas pemilu kepada generasi muda.
“Kami ingin para pelajar memahami sejak dini peran Bawaslu serta pentingnya partisipasi mereka sebagai pemilih pemula dalam menjaga kualitas pemilu,” ujarnya.
Melalui sesi interaktif, para siswa diberi penjelasan mengenai tugas, fungsi, dan wewenang Bawaslu, termasuk bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Bawaslu untuk menumbuhkan kesadaran kritis agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh politik uang maupun informasi hoaks menjelang pemilu.
Program Bawaslu Mengajar dirancang agar pelajar dapat memahami bahwa proses demokrasi bukan hanya soal mencoblos di bilik suara, melainkan juga menjaga integritas pemilu melalui keterlibatan aktif warga.
“Anak muda yang baru pertama kali menggunakan hak pilih harus menyadari bahwa suara mereka menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pendidikan demokrasi di ruang kelas sangat penting,” tambah Syaifi.
Bawaslu Batola menargetkan program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah hingga menjelang Pemilu 2029, agar semakin banyak pemilih pemula yang teredukasi dan siap berpartisipasi secara cerdas dalam proses demokrasi.
Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala