Lompat ke isi utama

Berita

Jejak Hijau Bawaslu Barito Kuala: Muhammad Syaifi Bawa Evaluasi Jumat Sehati

Dokumentasi kegiatan

Jakarta, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala — Bawaslu Kabupaten Barito Kuala menegaskan komitmennya membangun budaya kerja sehat dan berintegritas melalui keikutsertaannya dalam agenda nasional penerimaan Laporan Evaluasi Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di Gedung A Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis. 11 Desember 2025.

Kehadiran lembaga ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Barito Kuala, Muhammad Syaifi, yang datang membawa laporan lengkap mengenai pelaksanaan dua program internal yang kini menjadi identitas baru sejumlah kantor pengawas pemilu: program kebugaran Jumat Sehati dan program kebersihan serta penghijauan Jumpa Berlian.

Dua program tersebut bukan sekadar rutinitas harian pegawai. Di Barito Kuala, keduanya menjelma menjadi gerakan pembenahan kultur kerja. Dalam laporannya, Syaifi memaparkan bagaimana olahraga pagi, makan sehat bersama, penataan ulang ruang kerja, hingga penanaman pohon manggis dijalankan secara terukur dan mendapat partisipasi luas pegawai. Dokumentasi dan evaluasi turut dilakukan secara berkala.

Dalam forum evaluasi itu, Syaifi tidak sekadar menyerahkan laporan. Ia menekankan bahwa program yang dijalankan sepanjang 2025 telah menciptakan perubahan nyata di internal lembaga.

 “Ini bukan program seremonial. Jumat Sehati dan Jumpa Berlian kami jalankan sebagai gerakan yang menanamkan kedisiplinan, kebersihan, dan kebiasaan hidup sehat. Efeknya terasa langsung pada produktivitas dan suasana kerja kami,” ujar Syaifi.

Ia juga mengapresiasi ruang evaluasi yang disediakan Bawaslu RI sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 32 Tahun 2025, yang menuntut seluruh Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota menerapkan kedua program secara konsisten.

Dalam laporan yang dibawanya, Bawaslu Barito Kuala mencatat peningkatan kebugaran pegawai, lingkungan kantor yang makin tertata, serta tumbuhnya kesadaran kolektif menjaga fasilitas kantor. Program penanaman pohon manggis bahkan telah menjadi simbol komitmen lembaga terhadap keberlanjutan lingkungan.

Forum evaluasi di Jakarta ini sekaligus menjadi ajang bagi Bawaslu Barito Kuala untuk menunjukkan keseriusan dalam menjaga ritme program di tahun mendatang. Syaifi juga memastikan bahwa seluruh rekomendasi hasil evaluasi akan ditindaklanjuti sebagai penguatan budaya organisasi.

Dengan membawa laporan yang rapi, terukur, dan bernyawa, Bawaslu Barito Kuala menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang paling siap menghidupkan semangat kerja sehat, bersih, dan hijau dalam tubuh pengawas pemilu.

 

Muhammad Akbari / Humas Bawaslu Kabupaten Barito Kuala

Tag
Berita