Menjemput Data, Mengawal Akurasi: Bawaslu Batola Tuntaskan Uji Petik di Baliuk
|
MARABAHAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus memacu kerja-kerja pengawasan untuk memotret realitas data kependudukan secara presisi. Giat riset uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di tingkat tapak kembali dilanjutkan di Desa Baliuk, Kecamatan Marabahan, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Bila pada hari pertama langkah preventif ini dikomandoi langsung oleh Ketua Bawaslu Batola beserta anggota, pelaksanaan lanjutan ini dipimpin oleh Anggota Bawaslu Batola, Fakhruraji, yang didampingi oleh jajaran sekretariat Bawaslu Batola. Tim pengawas kembali menyusuri permukiman warga untuk menyelesaikan tahapan audit sampel dengan skema tes dua arah yang telah dirancang sebelumnya.
Fakhruraji menegaskan bahwa ritme pengawasan tidak boleh mengendur, sebab akurasi data pemilih merupakan fondasi krusial bagi penyelenggaraan Pemilihan Umum 2029 yang inklusif dan adil. Melalui metode saintifik pelacakan dari daftar ke orang (List-to-People) dan dari orang ke daftar (People-to-List), tim pengawas memastikan hak konstitusional warga betul-betul terekam tanpa ada yang luput atau tercecer.
“Proses sinkronisasi dan pemutakhiran data ini merupakan kerja kolaboratif yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan partisipasi pemilih,” ujar Fakhruraji di sela-sela kegiatan.
Pada giat lanjutan ini, proses verifikasi faktual di lapangan berjalan lancar tanpa dinamika yang berarti. Tidak ditemukan anomali atau temuan menonjol terkait kerawanan administratif kependudukan. Seluruh target kuisioner uji petik juga berhasil dirampungkan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Data empiris yang telah genap terkumpul dari pergerakan di Desa Baliuk ini selanjutnya akan diinput ke dalam sistem basis data Bawaslu Batola. Hasil identifikasi ini tak sebatas diarsipkan sebagai deteksi dini, melainkan akan diolah menjadi amunisi strategis dalam merumuskan rekomendasi kebijakan guna mewujudkan tata kelola data pemilih yang mutakhir dan komprehensif saat gelaran pesta demokrasi ditabuh kelak.
Penulis : Muhammad Akbari