Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Batola Tanamkan Semangat Pengawasan Demokrasi kepada Pelajar SMKN 4 Marabahan

Dokumentasi kegiatan

MARABAHAN – Di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks, Bawaslu Kabupaten Barito Kuala memilih turun langsung ke lingkungan sekolah untuk menanamkan kesadaran pengawasan demokrasi kepada generasi muda. Langkah itu diwujudkan melalui kegiatan pendidikan pengawasan partisipatif yang digelar di SMKN 4 Marabahan, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Muhammad Syaifi bersama staf sekretariat Bawaslu Batola. Di hadapan para pelajar, Muhammad Syaifi menegaskan bahwa masa depan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga oleh keberanian generasi muda dalam menjaga integritas pemilu.

“Pemilu yang bersih tidak lahir begitu saja. Harus ada keberanian untuk peduli, mengawasi, dan menolak praktik-praktik yang mencederai demokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, pelajar saat ini merupakan generasi yang akan menjadi pemilih dominan pada Pemilu 2029 mendatang. Karena itu, pemahaman mengenai pengawasan partisipatif dinilai penting agar anak muda tidak sekadar menjadi penonton politik, melainkan ikut aktif menjaga proses demokrasi tetap berjalan jujur dan adil.

Dalam pemaparannya, Muhammad Syaifi juga menyinggung berbagai tantangan demokrasi modern, mulai dari politik uang, penyebaran hoaks, hingga rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pelanggaran pemilu. Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis untuk melawan hal tersebut melalui literasi digital dan keberanian bersikap kritis.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para siswa terlihat aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar netralitas, pengawasan media sosial, hingga peran pemilih pemula dalam mencegah pelanggaran pemilu.

Melalui pendidikan pengawasan partisipatif itu, Bawaslu Batola berharap sekolah dapat menjadi ruang tumbuhnya budaya demokrasi yang sehat. Tidak hanya melahirkan pemilih cerdas, tetapi juga generasi muda yang memiliki keberanian moral untuk mengawal keadilan pemilu di masa depan.

Penulis : Muhammad Akbari

Tag
Berita