Lompat ke isi utama

Berita

FISIP ULM bersama Bawaslu Batola Bangun Barikade Demokrasi dari Desa Tabunganen

Dokumentasi kegiatan

TABUNGANEN – Bawaslu Kabupaten Barito Kuala menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi demokrasi di tingkat akar rumput. Pada Selasa (7/7/2026), Bawaslu Batola turut hadir dan membersamai tim akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam menyukseskan program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) yang bertempat di Desa Tabunganen Tengah, Kecamatan Tabunganen.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema penguatan partisipasi masyarakat dan edukasi pengawasan pemilu partisipatif menjelang agenda-agenda politik ke depan. 

Kehadiran Bawaslu Batola dalam program ini menjadi jembatan strategis yang menghubungkan teori-teori akademis dari kampus dengan realitas pengawasan di lapangan. Pihak FISIP ULM yang membawa sejumlah dosen ahli menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat desa mengenai hak, kewajiban, serta peran aktif mereka dalam menjaga integritas pemilu. 

Ketua Bawaslu Barito Kuala Muhammad Syaifi dan Anggota Fakhruraji yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif FISIP ULM.

"Kolaborasi bersama perguruan tinggi seperti FISIP ULM ini sangat krusial. Desa Tabunganen Tengah memiliki potensi besar dalam menggerakkan pengawasan partisipatif. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi pemilih yang datang ke TPS, tetapi juga menjadi mata dan telinga kami dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu," ujar ketua disela-sela kegiatan. 

Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh Kepala Desa Tabunganen Tengah Muhammad Yusif,  tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga setempat. Beberapa poin penting yang menjadi fokus diskusi dalam program pengabdian ini antara lain menyampaikan tigas fungsi dan kewajiban Bawaslu kab/kota, mekanisme pelaporan dugaan pelanggatan hingga pemetaan kerawanan. 

Pihak Pemerintah Desa Tabunganen Tengah menyambut hangat kedatangan rombongan FISIP ULM dan Bawaslu Batola. Warga menilai kegiatan seperti ini sangat jarang menyentuh kawasan mereka yang berada di wilayah pesisir Barito Kuala, sehingga informasi yang didapatkan sangat berharga. 

Fakhruraji dalam kesempatannya juga menyampaikan "agenda ini sejalan dengan giat kami dalam konsolidasi demokrasi, diharapkan pemahaman pemahaman dasar kepemiluan ini dapat menumbuhkembangkan kesadaran politik yang baik untuk pemilu selanjutnya". 

Dengan suksesnya jalannya Program Dosen Wajib Mengabdi ini, diharapkan kesadaran politik masyarakat Desa Tabunganen Tengah semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademis, lembaga pengawas, dan masyarakat dalam mengawal demokrasi yang bersih dan berintegritas di Bumi Selidah.

Penulis : Muhammad Fajari

Tag
Berita