Tak Satu Pun Tertinggal, Peserta Bawaslu Batola Raih Kelulusan Penuh dalam Orientasi PPPK
|
BARITO KUALA — Kabar menggembirakan datang dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala. Seluruh peserta dari Bawaslu Batola yang mengikuti Pelatihan Kompetensi Dasar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Tahun 2026 dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.
Capaian tersebut menjadi indikator positif atas komitmen ASN Bawaslu Batola dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalitas sebagai aparatur negara. Pelatihan yang berlangsung sejak 15 hingga 24 Juni 2026 itu diselenggarakan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu Republik Indonesia melalui Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Barito Kuala, Norhalikin, mengapresiasi keberhasilan seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian orientasi dengan hasil yang memuaskan. Menurutnya, kelulusan tersebut merupakan buah dari kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran yang diberikan.
"Alhamdulillah, seluruh peserta dari Bawaslu Barito Kuala berhasil lulus. Ini menunjukkan semangat belajar dan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai ASN Bawaslu," ujarnya.
Halikin berharap capaian tersebut tidak berhenti pada hasil kelulusan semata. Pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi harus mampu diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan kelembagaan.
Menurutnya, orientasi PPPK tidak hanya memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi ASN, tetapi juga memperkuat nilai-nilai dasar seperti integritas, profesionalitas, akuntabilitas, dan loyalitas terhadap organisasi.
"Harapannya, seluruh peserta dapat menjadi ASN yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan lembaga dan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Pelatihan Kompetensi Dasar PPPK Bawaslu Tahun 2026 sendiri diikuti oleh 139 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan yang terbagi ke dalam empat kelas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN sekaligus penguatan sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu.
Keberhasilan ASN Bawaslu Barito Kuala meraih tingkat kelulusan 100 persen menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan di masa mendatang. Di tengah tuntutan kerja yang semakin dinamis, peningkatan kapasitas aparatur menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan lembaga yang profesional, kredibel, dan terpercaya.
Bagi Bawaslu Batola, kelulusan ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai pengawas demokrasi.
Penulis : Muhammad Akbari