Lompat ke isi utama

Berita

Temukan 16 Pemilih Meninggal Masih Terdaftar, Bawaslu Batola Layangkan Saran Perbaikan ke KPU

Dokumentasi kegiatan

MARABAHAN – Bawaslu Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keakuratan dan validitas data pemilih. Sebagai tindak lanjut hasil pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Anggota Bawaslu Kabupaten Barito Kuala, Fakhruraji, menyampaikan surat saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Barito Kuala, Rabu (4/6/2026).

Langkah tersebut diambil setelah Bawaslu menemukan sejumlah data pemilih yang berstatus meninggal dunia namun masih tercantum dalam daftar pemilih.

Temuan itu diperoleh melalui kegiatan uji petik yang dilakukan jajaran pengawas pemilu di beberapa wilayah di Kabupaten Barito Kuala. Dari hasil verifikasi faktual di lapangan, Bawaslu menemukan sebanyak 16 pemilih yang telah meninggal dunia, namun statusnya masih tercatat aktif dalam data pemilih.

“Kami melakukan uji petik secara langsung untuk memastikan data pemilih yang dimutakhirkan benar-benar akurat. Dari hasil pengawasan tersebut, ditemukan 16 pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam data pemilih. Atas dasar itu, kami menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Barito Kuala agar data tersebut dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Fakhruraji.

Menurutnya, penyampaian saran perbaikan merupakan bagian dari fungsi pencegahan dan pengawasan yang dijalankan Bawaslu untuk memastikan kualitas data pemilih tetap terjaga menjelang tahapan pemilu yang akan datang.

Fakhruraji menegaskan bahwa data pemilih yang akurat menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, serta memberikan kepastian terhadap perlindungan hak pilih warga negara.

“Pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis data yang valid. Dengan demikian, potensi permasalahan administrasi maupun penyalahgunaan data dapat diminimalkan sejak dini,” tambahnya.

Bawaslu Kabupaten Barito Kuala berharap KPU Kabupaten Barito Kuala dapat segera menindaklanjuti saran perbaikan tersebut melalui mekanisme yang berlaku, termasuk melakukan pembaruan status atau pencoretan terhadap data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat pada pleno PDPB berikutnya.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Bawaslu Batola berkomitmen untuk terus memastikan data pemilih yang digunakan dalam setiap tahapan pemilu tersusun secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis : Muhammad Fajari